Rabu, 08 Juli 2015

SEKDA GOWA AJARKAN STRATEGI PADA PEMUDA LDII

Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Gowa, Drs H Muchlis hadir memberikan arahan kepada puluhan Pemuda dan Pemudi LDII Gowa dalam acara Pengkajian Al-qur’an dan Al-Hadits yang dilaksanakan DPD LDII Gowa. Kegiatan ini bertempat di Masjid Baburroyan, Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Sombaopu, Gowa, pada Selasa (23/06/2015).

Sekda Gowa, Drs H Muchlis membahas tentang tiga langkah dalam merumuskan perencanaan strategi pada sebuah organisasi dalam acara Pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits yang dilaksanakan oleh DPD LDII Gowa di Masjid Baburroyan, Kelurahan Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015).


Sekda yang baru dilantik 1 Juni lalu ini merasa terpanggil untuk turut membina generasi muda Gowa, terlebih generasi yang berkecimpung di lembaga keagamaan seperti LDII. Maka dalam kesempatan itu, mantan Kepala Bappeda Gowa ini mengulas tentang tiga langkah dalam merumuskan perencanaan strategi pada sebuah organisasi. Tiga langkah itu adalah identifikasi faktor berpengaruh, pemetaan, dan penentuan strategi.

Tahap identifikasi, menurut Muchlis, adalah langkah awal yang sangat penting dipahami agar tidak salah dalam merumuskan strategi. Pada langkah ini, yang penting adalah mengetahui mana unsur yang positif dan mana unsur negatif, baik dari faktor internal maupun dari faktor eksternal. “Jika keliru mengidentifikasi, maka akan keliru menentukan strategi,” ucapnya.

Sekda Gowa, Drs H Muchlis berfoto bersama pengurus LDII Gowa dan pemuda LDII yang mengikuti acara pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits di Masjid Baburroyan, Kelurahan Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015). Puluhan peserta terdiri dari pemuda LDII yang ada di Kabupaten Gowa.

Selanjutnya tahap pemetaan adalah pengelompokan dari unsur-unsur yang berpengaruh. Unsur yang merupakan kekuatan (strength) digabungkan menjadi satu, begitupun unsur yang merupakan kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dan disusun dalam sebuah tabel atau matriks. Sedangkan pada penentuan strategi, dibentuk berdasarkan persilangan dari hasil pemetaan. Dari hasil persilangan ini diperoleh empat macam strategi, yakni strategi SO (strength- opportunity), strategi WO (weakness-opportunity), strategi ST (strength- threat), dan strategi WT (weakness- threat). “Setiap situasi yang berbeda, strategi yang diambil juga harus berbeda,” tegas Sekda.

Sekda Gowa, Drs H Muchlis (tengah) berfoto bersama pengurus LDII Kab. Gowa usai memberikan arahan pada sejumlah pemuda LDII Gowa dalam acara pengkajian Al-qur’an dan Al-Hadits yang diadakan DPD LDII Gowa di Masjid Baburroyan, Kelurahan Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015). Pengurus LDII mengucap terimakasih atas perkenan Sekda memberikan arahan pada generasi muda LDII.

Hadir memberikan sambutan, Ketua DPD LDII Kabupaten Gowa, Drs Santri MT. Dalam sambutannya, Santri menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sekda atas perkenannya memberikan arahan kepada generasi binaannya. Hadir pula sekretaris DPD LDII Gowa, Saparuddin S Ag, serta beberapa ulama dan warga LDII lainnya.


Ketua DPD LDII Gowa, Drs Santri MT (kiri) memberikan majalah Nuansa Persada kepada Sekda Gowa, Drs H Muchlis (kanan) dalam acara pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits yang dilaksanakan oleh DPD LDII Gowa di Masjid Baburroyan, Kelurahan Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015).

Pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits yang dilakukan DPD LDII Gowa ini dilakukan untuk membina para generasi penerus dalam upaya membentengi diri dengan ilmu dan ketakwaan. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, terhitung dari tanggal 19 Juni sampai 24 Juni 2015, dan mengangkat tema “Mencari Ilmu di Bulan yang Penuh Berkah.” Acara ini diikuti oleh seluruh generasi muda LDII yang ada di Kabupaten Gowa.

Baca juga di sini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar