Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Gowa, Drs H Muchlis hadir
memberikan arahan kepada puluhan Pemuda dan Pemudi LDII Gowa dalam acara
Pengkajian Al-qur’an dan Al-Hadits yang dilaksanakan DPD LDII Gowa. Kegiatan
ini bertempat di Masjid Baburroyan, Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Sombaopu,
Gowa, pada Selasa (23/06/2015).
Sekda
Gowa, Drs H Muchlis membahas tentang tiga langkah dalam merumuskan perencanaan
strategi pada sebuah organisasi dalam acara Pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits
yang dilaksanakan oleh DPD LDII Gowa di Masjid Baburroyan, Kelurahan
Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015).
Sekda yang baru dilantik 1 Juni lalu ini merasa terpanggil
untuk turut membina generasi muda Gowa, terlebih generasi yang berkecimpung di
lembaga keagamaan seperti LDII. Maka dalam kesempatan itu, mantan Kepala
Bappeda Gowa ini mengulas tentang tiga langkah dalam merumuskan perencanaan
strategi pada sebuah organisasi. Tiga langkah itu adalah identifikasi faktor
berpengaruh, pemetaan, dan penentuan strategi.
Tahap identifikasi, menurut Muchlis, adalah langkah awal
yang sangat penting dipahami agar tidak salah dalam merumuskan strategi. Pada
langkah ini, yang penting adalah mengetahui mana unsur yang positif dan mana
unsur negatif, baik dari faktor internal maupun dari faktor eksternal. “Jika
keliru mengidentifikasi, maka akan keliru menentukan strategi,” ucapnya.
Sekda
Gowa, Drs H Muchlis berfoto bersama pengurus LDII Gowa dan pemuda LDII yang
mengikuti acara pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits di Masjid Baburroyan,
Kelurahan Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015). Puluhan
peserta terdiri dari pemuda LDII yang ada di Kabupaten Gowa.
Selanjutnya tahap pemetaan adalah pengelompokan dari
unsur-unsur yang berpengaruh. Unsur yang merupakan kekuatan (strength) digabungkan menjadi satu,
begitupun unsur yang merupakan kelemahan (weakness),
peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dan disusun dalam sebuah tabel
atau matriks. Sedangkan pada penentuan strategi, dibentuk berdasarkan
persilangan dari hasil pemetaan. Dari hasil persilangan ini diperoleh empat
macam strategi, yakni strategi SO (strength-
opportunity), strategi WO (weakness-opportunity),
strategi ST (strength- threat), dan
strategi WT (weakness- threat).
“Setiap situasi yang berbeda, strategi yang diambil juga harus berbeda,” tegas
Sekda.

Sekda
Gowa, Drs H Muchlis (tengah) berfoto bersama pengurus LDII Kab. Gowa usai
memberikan arahan pada sejumlah pemuda LDII Gowa dalam acara pengkajian
Al-qur’an dan Al-Hadits yang diadakan DPD LDII Gowa di Masjid Baburroyan,
Kelurahan Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015). Pengurus
LDII mengucap terimakasih atas perkenan Sekda memberikan arahan pada generasi
muda LDII.
Hadir memberikan sambutan, Ketua DPD LDII Kabupaten Gowa,
Drs Santri MT. Dalam sambutannya, Santri menyampaikan ucapan terimakasih dan
apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sekda atas perkenannya memberikan
arahan kepada generasi binaannya. Hadir pula sekretaris DPD LDII Gowa,
Saparuddin S Ag, serta beberapa ulama dan warga LDII lainnya.
Ketua DPD
LDII Gowa, Drs Santri MT (kiri) memberikan majalah Nuansa Persada kepada Sekda
Gowa, Drs H Muchlis (kanan) dalam acara pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits yang
dilaksanakan oleh DPD LDII Gowa di Masjid Baburroyan, Kelurahan
Bonto-bontoa, Kec. Somba Opu, Gowa, Selasa (23/06/2015).
Pengkajian Al-qur’an dan Al-hadits yang dilakukan DPD LDII Gowa ini dilakukan untuk membina para generasi penerus dalam upaya membentengi diri dengan ilmu dan ketakwaan. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, terhitung dari tanggal 19 Juni sampai 24 Juni 2015, dan mengangkat tema “Mencari Ilmu di Bulan yang Penuh Berkah.” Acara ini diikuti oleh seluruh generasi muda LDII yang ada di Kabupaten Gowa.
Baca juga
di sini